Home » , , , » ISLAM for BEGINNER (Ringkasan Soal Apa Itu Islam)

ISLAM for BEGINNER (Ringkasan Soal Apa Itu Islam)

Diceritakan oleh Gugun Ekalaya pada Friday, May 19, 2017 | 4:04 PM

Bagi anda yang non-muslim, mungkin baru tahu sedikit soal Islam akan melihat bahwa pengikut agama ini terbelakang dan berhaluan keras. Berikut ini saya tuliskan ringkasan soal apa itu Islam, tentu saja berdasar pemahaman personal saya yang terlahir sebagai muslim. Saya upayakan dengan bahasa relatif sederhana dan mengurangi kutipan ayat.

NAMA "ISLAM"

Islam adalah nama sebuah sistem agama yang dibawa seorang tokoh bernama Muhammad bin Abdullah pada abad 7 Masehi. Akar kata Islam adalah SALAMA yang berarti keselamatan namun juga berarti KEPASRAHAN TOTAL. Inti makna kalimat ini adalah berserah (pada Tuhan) untuk mencapai keselamatan atau kedamaian.

Selama berabad-abad, para pemeluk agama ini telah memberikan warna dan perubahan dunia mulai dari abad-abad penaklukan, pencerahan ilmu pengetahuan hingga masa kini terperangkap isu kemunduran, konflik sektarian dan terorisme.

ISLAM for BEGINNER (Ringkasan Soal Apa Itu Islam)

KONSEP UTAMA AJARAN ISLAM

Hal paling mendasar dalam Islam adalah monotheisme (tauhid) dan pengakuan kenabian. Mungkin kita akan heran kenapa yang penting kok malah Tuhan, bukannya berbuat baik kepada manusia? Itu akan saya jawab di akhir tulisan.

Pengakuan atas Tuhan dan Nabi (seorang manusia) merangkum semua konsep ajaran islam dalam dua hal:
- Hubungan spiritual vertikal (hablumminallah)
- Hubungan sosial secara horizontal (hablumminannaas)

Dua hubungan itu ditandai oleh keimanan terhadap ayat ilahi yakni KITAB SUCI. Kitab suci bisa berarti fisik, dan juga berarti kesadaran spiritual atas fenomena (ayat kauniah).

Jika anda tak asing dengan agama-agama Abrahamic (Kristen dan Judaism) maka ada banyak irisan yang bisa anda temukan dalam Islam. Misalnya, Islam memiliki kisah-kisah nabi yang sebagian sama dengan punya Kristen maupun Yahudi.

KOSMOLOGI DAN EKSKATOLOGI DASAR

Islam secara tradisi kebanyakan mempercayai bahwa kehidupan dunia terpusat pada manusia di bumi. Tapi ada juga beberapa ayat kitab suci yang bisa membawa ke penafsiran kehidupan lintas galaksi.

Islam mempercayai ada dimensi berlapis dalam kehidupan dunia. Dimensi yang kita huni adalah milik manusia, dimensi yang lain adalah makhluk non-human (jin, malaikat dll.)

Islam menganggap kehidupan berjalan linier. Lahir, hidup, mati, pindah ke alam kekal baik surga atau neraka. Islam juga percaya kiamat adalah penutupan seluruh kisah kehidupan.

PENDEKATAN DALAM MENGAMALKAN ISLAM

Banyak cara orang mengamalkan ajaran Islam, mulai dari versi moderat hingga paling ekstrim ala pengikut Islamic State (ISIS). Kita tinjau sedikit ringkasannya berdasar sejarah.

Cara pengamalan agama Islam ada dua:
-Institusional: Ini mementingkan ritual, identitas dan sistem. Menaati aturan lahiriah agama adalah salah satu hal yang paling dijaga oleh tipe beragama semacam ini.
-Substansial: Ini mementingkan substansi dan makna tindakan. Yang terkenal dari golongan ini adalah Tasawuf yakni disiplin spiritual untuk mendekatkan diri pada Tuhan. Pelaku tasawuf atau SUFI menekankan sisi spiritual/esoterik dalam beragama.

MAZHAB DALAM ISLAM

Ada banyak aliran/mazhab/interpretasi keislaman. Semuanya sama dalam 3 hal mendasar: Percaya pada Tuhan yang sama, bernabi sama yakni Muhammad dan menggunakan Al Quran yang sama. Di luar itu banyak yang berbeda.

2 mazhab paling dasar untuk mengenal Islam adalah:
-Sunni, secara politis berkeyakinan bahwa pemimpin umat Islam dipilih lewat musyawarah
-Syiah, secara politis berkeyakinan bahwa pemimpin umat Islam sudah dipilihkan Tuhan lewat jalur Ahlul Bait atau keluarga Nabi Muhammad.

2 pengikut mazhab ini telah bertikai sepanjang sejarah, keduanya memiliki interpretasi dan tuduhan atas cara berislam satu sama lain.

CARA MENJADI ISLAM dan ISLAMI

Secara legal:
-Syahadat, berikrar percaya satu Tuhan dan satu Nabi penutup yakni Muhammad
-Melakukan ritual Islam (sholat, puasa, zakat dll.)

Secara substansial:
-Melakukan nilai-nilai ajaran Islam

Pada prakteknya 2 cara tersebut tak selalu diikuti sekaligus. Ada yang memilih salah satu maupun menjalani dua-duanya.

INTI DAN EMPASIS KEISLAMAN

Mari kita bedakan antara INTI atau "core" dan EMPASIS atau penekanan.
INTI keislaman adalah SATU PUSAT SPIRITUAL (TUHAN), atau disebut TAUHID.

Sedangkan EMPASIS keislaman adalah hubungan sosial. Makanya banyak sekali ajaran Islam yang dimensinya lebih horizontal: menolong orang miskin, membantu orang, menyayangi binatang, memelihara alam dll.

Epistemologinya: Jika kita meyakini bahwa Tuhan adalah pusat segalanya, dan alam semesta tak lain adalah wujud kekuasaan Tuhan, maka setiap perilaku manusia kepada sesama adalah manifestasi dari prinsip tauhid. Tetapi cara tiap orang Islam ber-Tauhid berbeda-beda.

Perbedaan umat Islam dalam menjabarkan konsep tauhid:
-Literer dan personifikatif: menganggap Tuhan adalah sosok dan dalam beberapa hal bersifat (mirip manusia)
-Non personifikatif: menganggap Tuhan bukan sosok melainkan segalanya. Dalam hal ini ada yang mendekatinya secara pantheisme.

Islam tidak mengenal antropomorfisme Tuhan dalam bentuk wujud semisal patung atau lukisan.

OTENTISITAS

Kitab yang secara otentik dipakai oleh umat Islam adalah Al Quran dan Hadits. Al Quran umat Islam hanya ada satu yang dipakai oleh semua golongan sampai saat ini, sedangkan hadits ada beberapa versi. Kaum Sunni dan Syiah memiliki jalur transmisi yang berbeda, kedua golongan ini masih bertikai soal itu.

ISLAM DAN AGAMA LAIN

Pada umumnya ISLAM (institusional) hanya mengakui SATU JALAN TUNGGAL menuju TUHAN, sedangkan
orang-orang SUFI memiliki interpretasi lain. Kaum yang disebut sebagai "wahabi" (banyak yang kurang sepakat dengan istilah ini) bersikap lebih keras mengenai SATU JALAN TUNGGAL dan interpretasinya.

Pada umumnya jarang sekali Islam bisa sinkretis dengan ajaran lain meskipun tetap saja ada.

KONSEP KAFIR

Dalam pandangan institusionalis agama: Semua yang tidak menjalankan ajaran dan ritual Islam.
Dalam pandangan substansialis agama: Semua orang yang mengingkari kekuasaan Tuhan. Juga yang tidak memusatkan kehidupannya pada Tuhan.

Dalam praktek, pemeluk agama lain disebut kafir oleh orang Islam. Tetapi kata ini merupakan "derogatory term".

TASAWUF

Tasawuf adalah jalan spiritual asketik dalam mendekatkan diri pada Tuhan. Terdapat banyak mazhab tasawuf. Tokoh tasawuf yang paling populer di dunia mungkin adalah Jalaluddin Rumi.

Salah satu konsep dasar yang paling dikenal dalam tasawuf mungkin adalah 4 tangga spiritualitas yang terdiri dari:
-SYARIAT: Tahap dimana seseorang memahami dan menjalankan aturan agama secara formal dan cenderung literer
-THARIQAT: Pengolahan jasmani dan ruhani dalam rangka mempersiapkan diri menerima pemahaman atau pengalaman spiritual lebih tinggi
-HAKIKAT: Tahap memahami intisari ajaran agama dan ketuhanan
-MA'RIFAT: Mengenal Tuhan secara utuh

Tasawuf memerlukan bimbingan dari seorang guru. Ada resiko disorder yang sifatnya psikis jika seseorang belajar sendiri.

ISLAM dan NEGARA

Pertikaian abadi Sunni-Syiah dan juga keragaman tafsir versi institusional maupun substansial membuat penafsiran Islam beragam. Secara umum, konsep kenegaraan Sunni adalah demokrasi bernilai Islam sedangkan Syiah lebih mengakui konsep teokrasi.
`
Khilafah adalah salah satu bentuk negara demokrasi dalam sejarah peradaban Islam. Setelah 4 khalifah yang merupakan sahabat Nabi (Abubakar, Umar, Utsman dan Ali) tenggelam dalam konflik politik, kekuasaan umat beralih ke bentuk monarki kesultanan (dinasti Umayyah dll.).

Hingga saat ini umat Islam masih bertikai soal apakah boleh pemimpin negara bukan dari umat Islam.

MANA ISLAM YANG PALING BENAR?

Bagi saya, itu adalah sebuah pertanyaan yang tak perlu dijawab. Bagi saya pula, jika anda non-Muslim terancam oleh satu interpretasi keislaman, maka cukuplah itu bukan Islam yang tepat untuk anda kenal.

Mungkin anda kenal Islam versi ISIS, Taliban dll, tapi jika anda setuju dengan tulisan saya ini, inilah versi Islam yang juga perlu anda kenali :)

Kembali menjawab pertanyaan umum: kenapa yang penting kok malah Tuhan, bukannya berbuat baik kepada manusia?

Dalam pandangan Islam (setidaknya interpretasi saya), perbuatan kita terhadap sesama dan semesta adalah manifestasi dari pemusatan hidup pada Tuhan. Karena bagi Islam, Tuhan adalah pusat segala sesuatu. Ketuhanan bisa ditemui tak hanya secara batin melainkan juga dalam fenomena fisik, interaksi antar sesama, interaksi dengan lingkungan dan semesta. "Kemanapun kita menghadap di situlah wajah Tuhan". Tak cukup memuliakan Tuhan tanpa membangun harmoni dengan sesama.

Tentu saja akan juga muncul pertanyaan, "Bagaimana cara ber-Tuhannya?" apakah secara institusional atau substansial :)
Anda bisa menilai itu dari kelakuan seorang muslim kepada anda dan masyarakat.

Akhir kata...

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakaatuh ... artinya kurang lebih "Semoga keselamatan, kasih dan keberkahan Tuhan mengalir untuk anda".
Jika menurut Anda bermanfaat, silakan berbagi tulisan ini ke teman Anda dengan tombol Google+, Twitter, atau Facebook di bawah ini.
Comments
0 Comments
0 Comments

Berikan Komentar

Post a Comment

Translate This Page into