Home » , » Cara Mengatasi Pilek pada Anak

Cara Mengatasi Pilek pada Anak

Diceritakan oleh Unknown pada Wednesday, February 4, 2015 | 11:30 AM

Cara Mengatasi Pilek Pada Anak - Penyakit pilek sangat mudah menyerang anak pada musim hujan atau ketika cuaca dingin, terutama jika kondisi tubuh sang anak sedang lemah. Saat musim hujan, virus dan mikroba patogen lainnya berkembang biak dengan sangat cepat dan bisa menular baik itu melalui kontak langsung dengan penderita ataupun tidak. Pada saat yang bersamaan, cuaca yang dingin bisa membuat sistem imun tubuh menurun, apalagi sistem imun pada anak-anak memang masih tergolong lemah.

Penyakit pilek bisa ditandai dengan munculnya beberapa gejala seperti hidung mampet, demam, batuk, badan lemas, bersin-bersin, sakit kepala, serta terjadinya peradangan pada tenggorokan. Kondisi seperti ini akan membuat sang anak menjadi lebih rewel, sehingga orang tua juga akan merasa prihatin. Biasanya, para orang tua mengatasi pilek dengan menggunakan obat flu. Namun pengobatan seperti ini bersifat untuk meringankan gejala pilek saja, sedangkan virus yang sudah menginfeksi tubuh tidak bisa dilawan.


Cara Mengatasi Pilek pada Anak
Obat oral bersifat hanya meredakan gejala pilek, bukan mengobati

Cara Mengatasi Pilek pada Anak

Untuk anak di bawah usia 2 tahun yang menderita pilek, tidak dianjurkan memberi obat-obatan berbahan kimia karena berpotensi menimbulkan peradangan pada pencernaan sang anak. Pemberian obat ini pada umumnya lebih untuk menurunkan panas dan demam.

Penggunaan obat oral hanya diperuntukkan bagi anak di atas 5 tahun dan orang dewasa, serta harus dengan petunjuk dokter. Obat berupa sirup dengan kandungan beberapa vitamin secara umum memiliki fungsi dalam meningkatkan kekebalan tubuh namun tidak berfungsi untuk melawan virus flu, karena justru bisa membuat virus bermutasi sehingga kebal dengan obat-obatan.

Kandungan obat oral pereda gejala flu atau pilek biasanya berupa:

Dekongestan

Obat ini memiliki fungsi dalam meringankan kondisi hidung tersumbat yang bekerja dengan cara menekan produksi dari lendir yang ada di dalam tubuh. Hanya saja, obat ini menimbulkan efek samping seperti denyut jantung yang menjadi lebih cepat dan tekanan darah yang juga meningkat. Pemberian obat dekongestan pada anak dapat menimbulkan beberapa gangguan seperti pusing, bibir kering, gelisah, dan mengantuk.

Ekspektoran

Ekspektoran diperuntukkan dalam meringankan batuk. Perlu diperhatikan bahwa obat jenis ini bisa menimbulkan iritasi pada lambung jika digunakan dalam dosis tinggi atau dalam jangka waktu panjang.

Antihistamin

Obat antihistamin memiliki fungsi dalam meringankan hidung tersumbat dan juga pilek yang disebabkan karena alergi. Untuk efek samping, antihistamin bisa menimbulkan rasa kantuk, mulut kering, gangguan kesadaran yang ringan, gangguan denyut jantung, retensi pada urin, eksim, bahkan bisa menimbulkan kejang-kejang pada individu dengan gangguan sistem saraf pusat.

***

Cara mengatasi pilek pada anak yang Aman

Cara mengatasi pilek pada anak yang tepat adalah dengan menghindari penggunaan dari obat-obat yang mengandung bahan kimia, apalagi tanpa ada persetujuan dari dokter. Jika Anda ingin menggunakan obat, dianjurkan untuk menggunakan obat-obatan tradisional dibandingkan dengan obat berbahan kimia. Namun sebaiknya Anda selalu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Menghindari kontak langsung dengan penderita pilek serta meningkatkan sistem imun anak saat musim hujan merupakan langkah yang tepat untuk mencegah anak terserang pilek. Selain itu, sebagai orang tua sudah sewajibnya untuk memberikan menu makanan yang sehat bagi anaknya.

Pilek atau flu pada anak bisa dicegah dengan memberi perlawanan terhadap sistem imun tubuh, yaitu dengan mematikan virus patogen serta meningkatkan sistem pertahanan tubuh yang bisa dilakukan dengan memberi menu makanan sehat.

Semoga tips dan cara mengatasi pilek pada anak di atas bisa memberi sedikit kontribusi bagi Anda dalam hal mengasuh dan mendidik anak.

Baca juga:
Cara Mengatasi Demam dengan Obat Tradisional
Jika menurut Anda bermanfaat, silakan berbagi tulisan ini ke teman Anda dengan tombol Google+, Twitter, atau Facebook di bawah ini.
Comments
0 Comments
0 Comments

Berikan Komentar

Post a Comment

Translate This Page into