Home » , , , , , » Cantik Itu Bagaimana Sih? (Definisi Kecantikan Wanita dan Komodifikasinya)

Cantik Itu Bagaimana Sih? (Definisi Kecantikan Wanita dan Komodifikasinya)

Diceritakan oleh Gugun Ekalaya pada Sunday, March 4, 2018 | 5:53 PM

Gimana sih mata cowok memandang cewek yang cantik? 

Rata-rata cowok, yang orientasi seksnya hetero dan tidak sedang patah hati, demen banget ngobrolin topik cewek cakep. Di saat yang sama cewek-cewek (nampaknya) juga suka mengekspresikan kecantikan dirinya. Lihat aja foto profile cewek (yang dianggap) cantik di medsos. Pasti banyak yang nge-👍.

"Aprodhite" dan "Pleasant Burden" karya pelukis William-Adolphe Bouguereau.
Cewek, untuk mengekspresikan kecantikan diri di media sosial, paling sering unggah foto selfie. Sering banget satu album itu isinya selfie semua cuman beda angle aja.  😊

Entah para cewek ngerti apa enggak, apresiasi cowok terhadap kecantikan itu berlapis-lapis. Di sini saya membahas outer beauty alias kecantikan luar bukan inner beauty.

Outer Beauty: Cantik, Imut, Manis, Hot, ...

Cowok tu ya membedakan antara: Cantik, imut, manis, nyenengin, nentremin dan nepsuin :p

Siapakah perempuan yang dianggap cantik sedunia? Yang diabadikan dalam puisi dan lukisan?

Lukisan perempuan paling terkenal di dunia konon adalah Monalisa. Tapi kalo saya lihat...hmmm it's not my taste. Soalnya kalo saya lihat wajahnya, saya jadi inget Vladimir Putin ... 💂

Selera dan Cara Cowok Memandang Kecantikan

Secara alami, taste manusia terhadap kecantikan akan berbeda. Saya misalnya cenderung suka dengan mata yang sipit dan tajam, kalau kulit saya cenderung suka yang sawo matang daripada putih oriental,  dan konon ... kebanyakan pria suka perempuan berpinggul besar 😀.

Cara masing-masing melihatnya pun berbeda. Kalo saya biasanya ngelihat cewek cantik mulai dari hidung, terus ke mata, alis, wajah, bibir, rambut, bahu, pinggul, betis, kaki baru ke tok...eh dada. Hidung, wajah dan betis yang biasanya saya paling lama perhatikan (mlmasyaallah, Bang! Kok nggak ghadhul bashar sihhh....).

Yang jarang saya amati biasanya warna kulit dan rambut. Cewek cantik paling saya ingat dari hidung, mata dan kakinya. Tapi tiap orang beda ya.

Terus jangan dikira cowok betah ngeliatin cewek yang hot dan sexy loh. Paling cuma wow sebentar, setelah itu lupa. Justru cewek yang kalem, anggun, berjilbab rapat (nggak ketat) itu yang paling membuat mata sukar beralih ihihihihks.

Standar Kecantikan dan Komodifikasinya

Ketika ngomongin cantik dalam konteks industrial society. Keanekaragaman selera akan membuatnya susah dikapitalisasi. Susah ngejual konsep cantik jika terlalu banyak definisi soal cantik. Maka agar pikiran masyarakat lebih mudah dikontrol maka diciptakan "standar".

Kalo anda liat iklan yang pake endorsement cewek cakep, rata-rata seragam: Putih, langsing.

Mitos Kecantikan, Kala Kecantikan Menindas Perempuan
Mitos Kecantikan, Kala Kecantikan Menindas Perempuan karya Naomi Wolf

Saya pun nggak memungkiri hal beginian. Di perfilman pun rata-rata main cast memilih calon aktor pun berdasarkan "selera umum bawah sadar masyarakat".

Tapi tenang aja. Standar soal cantik itu nggak abadi. Jaman dulu cantik itu gembrot, sekarang langsing lha siapa tahu di masa depan cantik standar iklan kosmetik itu perut ceweknya six pack dan kemringet.

Produk kosmetik kadang juga disalahpahami sama perempuan. Bahwa mereka akan cantik jika pakai kosmetik. Bukannya saya memungkiri lho ya, Kak, Buk, Tante, Dek... yes kosmetik emang bikin wajah jadi cantik, bersinar or bikin pangling.

Misalnya, rata-rata memang alis tebal itu indah. Tapi ada juga loh yang nebelinnya nggak pake rumus. Alih-alih jadi alis, malah kayak kumis pindah jidat deh. Tapi ya jangan keburu nge-bully dulu. Taste soal alis cantik ini pun juga bukan sebuah ketetapan. Contohnya ... sekalipun sekarang rata-rata bintang JAV alisnya cantik rapih di-make up, jaman dulu standar cantik alis cewek jepang tuh dikerok abis trus dilukis bentuk nori buat buntel sushi. Bedaknya tebel kayak makeup Kabuki.

Kecantikan wajah adalah hal yang paling mudah dikapitalisasi oleh industri. Every woman and girl want to look beautiful. Jadi di era saat ini, kecantikan itu dicoba dibikin standar. Is that a bad thing?

Nggak tau juga yak hehehe. Soalnya sebagai cowok saya (or kami) ini kan cuma apresiator. Kalo saya, gak memungkiri bahwa cewek akan lebih cantik begitu pake make up. Meski wajah cewek abis bangun tidur is my most favorite. Tapi over make up tentunya adalah hal yang lain.

Trus apa paedahnya sih ngrasani cewek cantik oleh jomblo predikatif kayak saya ini?

Nggak papa. Sekadar mengingatkan diri saya sendiri kalo sekadar menilai orang dari tampilan akan membuat hati lupa akan warna-warninya lapisan watak dalam pribadi seorang perempuan.

Meski cinta diawali dengan terpesona pada paras (dan juga betis kalo saya), tapi hanya keanggunan hatilah yang melanggengkan kasih sayang.

CiecieciecieciecieciecieciecieCIEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE.....

(Langsung kedengeran James Blunt nyanyi, "You're Beautiful...You're Beautiful..." )
Jika menurut Anda bermanfaat, silakan berbagi tulisan ini ke teman Anda dengan tombol Google+, Twitter, atau Facebook di bawah ini.
Comments
0 Comments
0 Comments

Berikan Komentar

Post a Comment

Translate This Page into