Home » » Daftar Komik Teguh Santosa, Berburu Kenangan Masa Kecil Saya

Daftar Komik Teguh Santosa, Berburu Kenangan Masa Kecil Saya

Diceritakan oleh Tricahyo Abadi pada Thursday, May 7, 2015 | 12:51 PM

Komik Teguh Santosa adalah kenangan masa kecil saya. Bapak berlangganan majalah Jaya Baya yang sampul belakangnya terpasang komik Teguh Santosa (entah saya tidak yakin dulu beliau berlangganan sendiri atau mengambilnya dari kantornya bekerja). Dan rasanya saya ingin mengoleksi kembali kenangan ini. Saya tidak tahu mulai dari mana. Sepertinya harus belajar seni mengoleksi, belajar untuk bisa mengumpulkan sedikit demi sedikit sembari menahan nafsu membeli, sehingga tidak tergiur harga dari pedagang yang kini menawarkan komik Teguh Santosa cukup mahal. Sebagai contoh, saya baru saja membeli bundel 1 seri tamat Anyer - Panarukan seharga 275 ribu, padahal belum tahu standar harganya. Tidak mengapa, pembelian pertama ini untuk percobaan.

Untuk mengawali, saya akan rekap komik Teguh Santosa berdasarkan jenis dan tanggal terbitnya. Saya tambahi dengan narasi cerita di sini khusus komik Teguh Santosa pada majalah Jayabaya, yang hampir seluruhnya berasal dari Bapak Ari Siswoyo di milis di SINI (mulai dari paragraf di bawah)

Komik Sisipan Teguh Santosa di Majalah Jaya Baya 

Sejak tahun 1963, setahu saya Teguh mengisi majalah Jaya Baya dengan sekitar 9 judul komik. Pada era 63-65, selain membuat komik, di Jaya Baya Teguh juga membuat ilustrasi cerpen, cerbung, kartun, karikatur politik, serta logo dan ikon-ikon.

1. Ki Danureksa dan Pusaka Sunan Giri

Edisi  nomor 26-32 (tamat), tahun 1964, Bahasa Indonesia

Pada komik pertama di majalah Jaya Baya ini, kelihatan sekali Teguh sebagai pemula. Cerita Ki Danureksa dan Pusaka Sunan Giri ditulis oleh Basuki Rachmat.

Ki Danureksa dan Pusaka Sunan Giri (foto: Chis Arieswendha)

2. Ranggalawe

Edisi  nomor 32-35 (1-4), tahun 1964, Bahasa Indonesia
Ranggalawe dan Airlangga (cerita oleh B. Rachmat dan Pitono), gambar lebih matang, corak dekoratif, mirip karya S. Topo, yang juga mengisi Jaya Baya.

Ranggalawe (foto: Chis Arieswendha)

3. Airlangga

4. Mahesa Karang

Pada judul Mahesa Karang, Coretan Teguh telah matang, dengan gaya arsir dan blocking yang mantap, serta
anatomi dan proporsi gambar orang yang jauh lebih pas. Sayang, judul ini tak tuntas, dan kemudian Teguh tak lagi muncul di JB (th 65). Mungkin ketika itu dia fokus ke komik buku. Sistem kejar tayang, dan bukannya menyerahkan satu naskah tamat ke redaksi, membuat Teguh agak "cacat" di mata redaksi JB (juga Panjebar Semangat). Sering kali hingga batas deadline, naskah belum ada di tangan redaksi, sehingga sering kali pemuatan komiknya jadi tersendat, sehingga redaksi terpaksa mengganjalnya dengan kartun-kartun lepas.

5. Pedhut Lelimengan ing Karimun Jawa (versi lain Gintanjali, 1988)

Teguh baru muncul lagi di JB sekitar tahun 1987, dengan komik Pedhut Lelimengan ing Karimun Jawa. Cerita garis besarnya sama dengan Gintanjali, dengan perubahan beberapa nama dan latar belakang tokohnya. 

Pedhut Lelimengan Ing Karimunjawa
Kang Ronggo?! Oh... kaya ngono iku tingkahmu!!! Pedhut Lelimengan Ing Karimunjawa
Komik lain yang diberlakukan serupa al, Gerombolan Barong Mataram, di muat sebuah harian Jakarta dengan judul Batavia Membara, dengan gambar yang jauh lebih oke, Ksatria Pilihan Dewa juga diceritakan ulang di Surabaya Post. Sandhora diceritakan ulang di Jawa Pos). Teguh juga membuat ilustrasi untuk cover-cover JB.

6. Sang Garudha (wayang, 1991)

Sang Garuda, 1991, Teguh Santosa
Sang Garuda, 1991, Teguh Santosa

7. Naga Taksaka (wayang, 1993)

Jumlah: 20 majalah, halaman 27-46 tamat

foto: David Haris

Naga Taksaka, koleksi pertama saya (foto: David Haris)

7. Badhrudin Hasan (1001 malam)

8. Kraman Jipang

Jumlah: 19 majalah, halaman 100-119 tamat
Kraman, tepatnya Kraman Jipang, dimuat di Jaya Baya tahun 1997, sekitar 120 halaman, roman berlatar pemberontakan kadipaten Jipang ke Kerajaan Pajang. Tokohnya antara lain Trinil, Sutengsu, Jaka Warih, Nyai Sangkrah dan Limpad Bantala.
foto: David Haris)
Kraman Jipang muncul dengan skenario yang dahsyat (menurut saya). Intriknya bagus, skenario roman sejarah khas Teguh Santosa. Ilustrasi rapi, dengan format lebar dan cetakan tajam. Ini yang saya suka dari komik Teguh di koran atau majalah, arsir dan blok-bloknya jadi mantap, karena cetaknya bagus.
foto: David Haris

9. Tarub Nawangwulan (1999)

Penurunan kualitas terlihat pada komik terakhirnya, Tarub Nawangwulan. Komik ini dibuat saat atau menjelang beliau sakit, sedang kita tahu bahwa tragisnya yang sakit adalah tangan kanan beliau (terserang kanker.)

Tarub - Nawangwulan di majalah Jayabaya
Tarub - Nawangwulan di majalah Jayabaya

Daftar Komik Sisipan Karya Teguh Santosa di Majalah Lain

Sitakara

Panjebar Semangat No.46 (14 Nopember 1998) - No.15 (10 April 1999)
halaman komik no.1-22

Bertjanda dalam Maut, 64 halaman

Banjaran Gatotkaca (I - IV)

Teguh Santosa juga pernah mencergamkan Gatotkaca dari Banjaran I sampai IV. Judul-judulnya antara lain, Wahyu Topeng Waja, Brajadenta Manunggal, Gatotkaca Krama... Komik, eh, cergam ini pernah dimuat secara bersambung di harian Suara Karya sekitar tahun 80-an, seangkatan dengan Jagoan Tulen-nya Man, serta cergam berdiri dan runtuhnya Mataram karya Jan. 

Di sini coretan Teguh, menurut penilaian saya, beda sekali dengan karya-karyanya yang lain. Gambar lebih rapi, anatomi lebih jelas dan mengena, detailnya juga lebih dari karya yang lain. Adegan perang yang biasanya dia gambar dengan blok/siluet, digambar detail. Mayat-mayat prajurit Kurawa dan Pandawa di Kurusetra (episode gugurnya gatotkaca), kereta Adipati Karna dan Arjuna, semua digambar detail (saya fans Teguh, tapi terusterang, kadang saya bingung melihat coretannya di komik, eh cergam, buku/kecil cergam jadul. Bingung menangkap ini gambar apa maksudnya, kecuali pada gambar wajah...)

Tapi di cergam strip suara karya ini, nggak. Menurut selera saya, diantara semua coretan Teguh (yang pernah
saya lihat tentunya), inilah yang paling matang. Mungkin juga karena dia membuatnya di kertas ukuran selebar A3, dan dicetak 4 kolom di koran. Jadi hasil cetaknya jadi lebih halus. Beda dengan komik wayang di Ananda (bonus). Mungkin juga, karena Teguh berasumsi pembaca yang mengapresiasi dan menikmati beda, antara Ananda dan Suara Karya. Yang jelas, skenario dan coretannya jauh lebih ok dari komik wayang yang di Ananda. (cerita oleh: Ahmad Hariadi di milis Komik Indonesia)

Daftar Komik Karya Teguh Santosa

Sebagian besar daftar komik ini berasal dari:
Judul Tahun Hlm/jilid Penerbit
A. Komik Sisipan
Bahasa Indonesia
Ki Dadureksa dan Pusaka Sunan Giri (Cerita Basuki Rachmat) 1964 34 hal Madjalah Djaja Baja
Rangga Lawe 1964 82 panel Madjalah Djaja Baja
Airlangga Madjalah Djaja Baja
Mahesa Karang (tidak tamat) Madjalah Djaja Baja
- - - -
Bahasa Jawa
Kraman Jipang 1997 119 hal Majalah Jayabaya
Badrudin Hasan 98 hal Majalah Jayabaya
Sang Garuda 67 hal Majalah Jayabaya
Pedhut Lelimengan Ing Karimunjawa (Gitanjali versi Jawa) 1987-88 77 hal Majalah Jayabaya
Naga Taksaka 1993 46 hal Majalah Jayabaya
Tarub Nawangwulan 1999 46 hal Majalah Jayabaya
- - - -
Majalah Lain
Mahesa Jenar Nagasasra Sabukinten (tidak tamat) 1990 Suara Merdeka
Jaka Jumput 1982, no. 23 tahun IV 4 Juni 8 hal Majalah Ananda
Dewi Surati 1982, no. 25 tahun IV 18 Juni 8 hal Majalah Ananda
Jokotole 1982, no. 26 tahun IV 25 Juni 8 hal Majalah Ananda
Lahirnya Sunan Giri 1982, no. 31 tahun IV 30 Juli 8 hal Majalah Ananda
Kasadha di Tengger 1982, no. 33 tahun IV 13 Agustus 8 hal Majalah Ananda
Mahesasura Jathasura 1982, no. 34 tahun IV 20 Agustus 8 hal Majalah Ananda
Satria dari Kayangan 1982,  no. 52 tahun IV 21 Desember 8 hal Majalah Ananda
Ki Ageng Sela 1983, no. 1 tahun V
7 Januari
8 hal Majalah Ananda
Kemurkaan Sang Dewata 1983, no. 2 tahun V
14 Januari
8 hal Majalah Ananda
Madu Tanah 1983, no. 3 tahun V
21 Januari
8 hal Majalah Ananda
Calon Arang 1983, no. 4 tahun V
28 Jan
8 hal Majalah Ananda
Jaka Cinde 1983, no. 5 tahun V
4 Februari
8 hal Majalah Ananda
Kraman Blambangan 1983, no. 11 tahun V 16 Maret 8 hal Majalah Ananda
Kisah Terjadinya Danau Toba dan Pulau Samosir 1983,  no. 12 tahun V 23 Maret 8 hal Majalah Ananda
Ki Pandan Aran 1983, no. 13 tahun V
1 April
8 hal Majalah Ananda
Dewi Mandalika 1983, no. 14 tahun V
8 April
8 hal Majalah Ananda
Asal Usul Punakawan ......, no. 1 Tahun 8 hal Majalah Ananda
Asal Usul Punakawan......, no. 2 Tahun 8 hal Majalah Ananda
Penyu Raja Naga ......, no. 11 Tahun 8 hal Majalah Ananda
Kebajikan Membawa Berkah ......, no. 13 Tahun 8 hal Majalah Ananda
Jangan Tinggalkan Kami Tasya 1987, no. 34 Tahun IX
21 - 27 Agustus
8 hal Majalah Ananda
Andono: Barisan Srobot ..... 8 hal Majalah Ananda

Andono: Sabotase
..... 8 hal Majalah Ananda
Mustika Mata Dewa ..... 8 hal Majalah Ananda
Dewata Cengkar Pralaya ..... 8 hal Majalah Ananda
Manik Angkeran ..... 8 hal Majalah Ananda
Rajawali: Petaka Genetika
8 hal Majalah Ananda
Rajawali: Zona Neraka
8 hal Majalah Ananda
Setangkai Daun Surga
8 hal Majalah Ananda
Wanita Penyebar Maut
8 hal Majalah Ananda
Jagoan Pamungkas
8 hal Majalah Ananda
Dendam Rah Durga
8 hal Majalah Ananda
Dewi Kili Suci
8 hal Majalah Ananda
Naga Baru Klinting
8 hal Majalah Ananda
Batavia Membara (versi sisipan Gerombolan Barong Mataram) Harian Jakarta
Ksatria Pilihan Dewa Surabaya Post
Sandhora Jawa Pos
Gagak Mataram 102 hal
Senopati Pamungkas (Cerita Arswendo Atmowiloto) Majalah Kawanku
Mahesa Jenar (Cerita SH Mintardja) Suara Merdeka
Banjaran Suryaputra 1988 Harian Suara Karya
Banjaran Gatotkaca:

Wahyu Topeng Waja 1988 Harian Suara Karya
Brajadenta Manunggal 1988 Harian Suara Karya
Gatotkaca Krama 1988 Harian Suara Karya
Pendekar Mata Keranjang (Cerita Kho Ping Hoo) 1995 Majalah Komik DELA, Penerbit Delaprasta
Mahesa Rani (Cerita Arswendo Atmowiloto):
Harimau Campa 1981, No. 2 - 8 Majalah HAI
Mendobrak Sarang Naga 1980, No. 15 Majalah HAI
Sepasang Garuda dari Kudadu 1978, Edisi Khusus 28 hal Majalah HAI
Sisa-sisa Dendam 1979, No.16 - 22 Majalah HAI
Persekutuan Pegat Nyawa 1978, No. 28 Majalah HAI
Tragedi Tabanan 1980, no. 42
11 November
6 hal Majalah HAI
Hang Tuah 1996 Majalah HUMOR
- - - -
B. Komik
Suma 1963 PP Rose
Paku Waja 1964
Kilatan Pedang Langit
Elmaut di Maladewa 1967 64 hal Tjahaja Kumala, Djakarta
Sebuah Tebusan Dosa 1967 64 hal Tjahaja Kumala
Aru Agam 1968 60 hal CV Aneka Karya
Paku Waja Haus Darah 1968
Madeleine 1968 64 hal Tjahaja Kumala
Bercanda dengan Maut 1968 63 hal UP Tunas Karya
Maut di Udjung Pedang
Kraman 1970 8 jilid UP Sastra Kumala
Badai dan Asmara di Teluk Tiram 1968 127 hal
- - - -
Mutiara 1969 64 hal, 4 jilid
Tambusa 1970 304 hal, 5 jilid
- - - -
Trilogi
Seratus Keping Emas Buat Tinggo 1968 186 hal UP Sastra Kumala
Bukan Karena Si Djelita 1968 186 hal
Limpasan Dendam di Telaga Darah 1968 186 hal
- - - -
Kraman Blambangan 1981 192 hal, 4 jilid
Kudararangin Kudatilarsa 1981 192 hal
Tragedi Tabanan 1980 HAI
- - - -
Harta Karun Calon Arang 1981 192 hal, 4 jilid PT Midas Surya Grafindo (Misurind)
Tapak Suci Sang Bharadah 1981 192 hal, 4 jilid PT Midas Surya Grafindo (Misurind)
Majapahit Membara 1981 192 hal, 4 jilid PT Midas Surya Grafindo (Misurind)
- - - -
Misteri Sundel Bolong 1981 192 hal, 4 jilid
Kutukan Nyai Blorong 1981 192 hal, 4 jilid
- - - -
Seri Sandhora (Trilogi)
Sandhora 1969 596 hal, 10 jilid Pancar Kumala
1970 596 hal, 10 jilid Pancar Kumala
Mat Romeo 1971 448 hal, 7 jilid UP Sastra Kumala
Mencari Mayat Mat Pelor 1974 64 hal, 10 jilid UP Sastra Kumala
1975 64 hal, 10 jilid
- - - -
Anyer Panarukan 1972 672 hal, 13 jilid
Gerombolan Mataram 1977 10 jilid
Pendekar Pilihan Dewa 1979 672 hal, 14 jilid
1981
- - - -
Seri Sang Naga Sasra
Sang Naga Sasra 1974 64 hal, 10 jilid
1975
Palagan 1975 524 hal, 10 jilid
Labuh Pati 1977 480 hal, 10 jilid Pancar Kumala
Cakra Manggilingan 1977 720 hal, 15 jilid Pancar Kumala
Cakra Manggilingan 1979 720 hal, 15 jilid
Kidung Pralaya Cinde Branjangan 1980 720 hal, 15 jilid
1981 720 hal, 15 jilid Pancar Kumala
Dwilogi
The God Father 1800 (Ballada Kertalegawa)
Gitanjali 1978 480 hal, 10 jilid
- - - -
Seri Mata Siwa
Dewi Air Mata 1972 382 hal
Hancurnya Istana Sihir 1972 381 hal
Kuil Loncatan Setan 1972 635 hal
Si Mata Siwa 1973 624 hal, 10 jilid
Mahesa Bledheg 1974 64 hal, 9 jilid Sastra Kumala
Kamadhatu 1975 186 hal, 8 jilid Sastra Kumala
Karmapala 1976 288 hal, 10 jilid Sastra Kumala
Bhirawa Yudha 1977 480 hal
Suling Perak Naga Iblis 1978 720 hal, 15 jilid
Istana Darah 1981 720 hal, 15 jilid
- - - -
Seri Asmarawan (Pancalogi)
Penjelmaan Berdarah 1981 192 hal
Perebutan Mustika Amaranjali 1981 192 hal
Dendam Seorang Asmarawan 1981 192 hal
Pendekar dalam Pasungan 1982 192 hal
Pilar Dahana 1982 192 hal
- - - -
Seri Pendek
Ksatria Kilat Kejora 1982 576 hal, 12 jilid Sastra Kumala
Ki Ageng Brangasan 1982 576 hal, 12 jilid Sastra Kumala
- - - -
Senja Kala di Majapahit 1983 50 hal Dirjen Kebudayaan, Depdikbud
Dewa Ruci 1984 80 hal Dirjen Kebudayaan, Depdikbud
- - - -
Seri Ananda (Full Color)


Gotong Royong  1985
-
CV Isti, Semarang
Rumah Baru 1985 - CV Isti, Semarang
Banjir 1985 - CV Isti, Semarang
Dewi Kili Suci
8 hal Cergam
Naga Baru Klinting
8 hal Cergam
- - - -
Seri Mahabharata (Full Color)
Hasrat Prabu Santanu April, 1985 48 hal PT Midas Surya Grafindo (Misurind)
Sumpah Bhisma Mei, 1985 48 hal PT Midas Surya Grafindo (Misurind)
Kutukan Berdarah 48 hal PT Midas Surya Grafindo (Misurind)
Pandu Dewanata Agustus, 1985 48 hal PT Midas Surya Grafindo (Misurind)
Persemaian Malapetaka Oktober, 1985 48 hal PT Midas Surya Grafindo (Misurind)
Gejolak Remaja Hastina Februari, 1986 48 hal PT Midas Surya Grafindo (Misurind)
Bentrokan Membara Agustus, 1986 48 hal PT Midas Surya Grafindo (Misurind)
Balai Malapetaka Desember, 1986 48 hal PT Midas Surya Grafindo (Misurind)
Sayembara Putri Pancala Februari, 1987 48 hal PT Midas Surya Grafindo (Misurind)
Berdirinya Indrapasta April, 1987 48 hal PT Midas Surya Grafindo (Misurind)
- - - -
Serial Damar Wulan (Full Color) - - -
Candra di Wilwatikta 1986 48 hal PT Midas Surya Grafindo (Misurind)
- - - -
Sebuah Tebusan Dosa 2003 62 hal Galang Press
Mahabharata 2014 485 hal Pluz+

1. Anyer - Panarukan

Anyer Panarukan (foto: Soekarno Soekarno)



2. Kidung Pralaya Cinde Branjangan


foto: Soekarno Soekarno

foto: Soekarno Soekarno

3. Sebuah Tebusan Dosa

Penerbit: Galang Press, 2003
Tebal: 67 halaman

4. Sepasang Garuda dari Kudadu

Edisi Khusus Majalah Hai
foto: Galih Black

5. Mahesa Rani (Hai bundel no 12-18, Tahun ke 2 1978)

6. Pendekar dalam Pasungan

foto: Lentera Merah

7. Gerombolan Barong Mataram

foto: Rusli Budiarto
foto: Mars Um

8. Satria Kilat Kejora

foto: Rusli Budiarto
9. Gitanjali


foto: Rusli Budiarto

foto: Gesa


10. Labuh Pati
foto: Rusli Budiarto
foto: Dodik Irawan
foto: Galih Black

11. Kuil Loncatan Setan

foto: Sahaja Sadhya Kuntoro

foto: Sahaja Sadhya Kuntoro

foto: Sahaja Sadhya Kuntoro
12. Perebutan Mustika Amaran Jali

foto: Lentera Merah
13. Kamadhatu
foto: Sahaja Sadhya Kuntoro
foto: David Haris
foto: Galih Black

14. Karmapala
Lanjutan Kamadhatu
foto: Jaturako Comic

15. Palagan

foto: stalinebooks
13. Sandhora 
18. Mat Romeo 
16. Mentjari Majat Mat Pelor
foto: David Haris)

foto: David Haris
17. Bertjanda dalam Maut, 64 halaman
foto: Poestaka Kalyana

foto: Poestaka Kalyana

19. Bhirawa Yudha
foto: Mars Um
 20. Sang Naga Sasra
foto: Galih Black
foto: Roby Irsyad

21. Dewi Air Mata

foto: David Haris)
Senja Kala di Majapahit



Dewa Ruci
foto: toko komik Pasar Beringharjo

Cokro Manggilingan
foto: Alaz Antique
Suling Perak Naga Iblis

foto:
Jika menurut Anda bermanfaat, silakan berbagi tulisan ini ke teman Anda dengan tombol Google+, Twitter, atau Facebook di bawah ini.
Comments
0 Comments
0 Comments

Berikan Komentar

Post a Comment

Translate This Page into