Home » » Bagaimana Cara Pengantin Baru Cepat Punya Anak?

Bagaimana Cara Pengantin Baru Cepat Punya Anak?

Diceritakan oleh Tricahyo Abadi pada Tuesday, December 31, 2013 | 2:32 AM

Dulu ketika jadi pengantin baru, pertanyaan bagaimana caranya supaya cepat ingin punya anak ini selalu merisaukan saya. Rupanya tuntutan sosial yang menghendaki seorang pasangan hendaknya punya anak cukup membekas di pola pikir saya. Namun, setelah cukup lama mendiskusikannya dengan pasangan saya, saya memperoleh kesimpulan berikut ini.



Kualitas Sperma dan Kesuburan

Perlu dipahami oleh pasutri baru bahwa kualitas sperma tidak sama antar lelaki, begitu juga tingkat kesuburan wanita. ada yang punya sperma lincah hingga sang suami bisa membuat istri hamil hanya dengan minjem sandal istri saja (maksudnya ini kiasan betapa sehat dan lincahnya sperma, hehe). Jika Anda dan pasangan menginginkan punya anak, maka harus terlebih dahulu memaklumi kualitas kesuburan masing-masing sehingga tidak resah menunggu munculnya jabang bayi. Ada kalanya keduanya sama-sama subur namun fisiologis wanita (entah posisi rahim atau pinggul) membuat sperma susah membuahi telur. 

Anakku, Surgaku
Anak Surga



Tips Sederhana Mendapatkan Anak

Sebaiknya Anda dan pasangan menjaga vitalitas diri. Misalnya Anda bisa menjaga kebugaran tubuh dengan selalu teratur berolah raga, mengonsumsi makanan sehat dan berprotein. Lakukan itu tanpa perlu gelisah menunggu kehadiran momongan karena semakin Anda gundah berarti stres semakin melanda. Masalahnya, stres bisa memengaruhi kualitas ML atau bercinta Anda. Hubungan yang seharusnya penuh kemesraan, bisa malah kacau jika dilakukan ketika Anda atau pasangan Anda dilanda stres. 

Jika tidak kunjung dikaruniai anak, Anda sebaiknya menyadari bahwa tidak semua orang diberi amanat oleh hidup untuk mengasuh anak. Menurut saya, kewajiban berumah tangga adalah membahagiakan pasangan, baik punya anak ataupun tidak. Berumah tangga berarti berikrar menjalani hidup, susah maupun senang, bersama pasangan sebagai teman hidup kita. Di sisi lain, pelestarian keturunan adalah tugas Sang Alam, Jadi, kita hanya berusaha, alamlah yang menentukan. Jangan sampai cerai kalau pasangan tidak dapat memberi anak. Jauh lebih baik jika kita membahagiakan pasangan kemudian mengadopsi anak yang artinya memberi kebahagiaan bagi satu manusia lagi.

Rasanya hanya itu yang bisa saya sarankan pada pasangan pengantin baru yang sedang mengharap momongan secepatnya. Ini adalah pendapat saya pribadi. jika Anda punya pendapat lain itu tidak berarti keliru karena seperti kita ketahui bersama hidup itu merupakan pilihan. Sekian konsultasi seks dini hari ini di +Tukar Cerita. (Lumayanlah, timbang mati ngantuk, luwih becik mati umuk. Hahaha. )
Jika menurut Anda bermanfaat, silakan berbagi tulisan ini ke teman Anda dengan tombol Google+, Twitter, atau Facebook di bawah ini.
Comments
0 Comments
0 Comments

Berikan Komentar

Post a Comment

Translate This Page into