Home » » Ketahui Hal Penting sebelum Membuat Blog Baru!

Ketahui Hal Penting sebelum Membuat Blog Baru!

Diceritakan oleh Fragil Putra pada Friday, January 17, 2014 | 9:29 AM

Mungkin saat ini blog bukan lagi menjadi hal yang garib. Pasalnya, sudah banyak sekali orang yang memiliki blog untuk berbagai keperluan, baik untuk sekedar ber +Tukar Cerita, berbagi informasi, dan bahkan untuk mencari mencari dollar ($). Lah, memangnya bisa? Ya. Sekarang ini juga telah banyak internet marketer yang sukses dengan caranya masing-masing. Jadi memang ada banyak sekali alasan mengapa mereka membangun sebuah blog.

Akan tetapi, seperti yang kita tahu tidak sedikit juga kita dapati blog-blog yang terlihat tidak terurus atau bahkan ditinggalkan sama pemiliknya. Mungkin inilah kesalahan umum yang banyak dilakukan. Nah, bagi Anda yang belum mengetahui apa saja sih sebenarnya hal-hal penting yang harus kita perhatikan sebelum membuat blog itu, Anda bisa menyimaknya seperti di bawah ini.

Kenali Blog dan Etika Blogging

Ayo Buat Blog
Sebelum membuat blog, kita harus mengetahui apa sih blog itu sebenarnya. Di samping itu, kita juga harus mengetahui peraturan-peraturan termasuk etika dalam dunia blogging itu sendiri. Ini merupakan modal awal dan sangat penting. Sebab apabila kita tidak tahu dan langsung asal-asalan membuat blog, bisa saja nanti kita akan menemui permasalahan seperti melanggar hak cipta orang lain.

Yang kedua buatlah prinsip dalam diri sendiri, sebab dalam dunia online itu semua tidak terbatas. Kita dapat mengakses segala informasi dari seluruh penjuru. Jadi dengan prinsip baik yang kita miliki, kita bisa lebih menghargai orang lain khususnya sesama blogger.

Tentukan Tujuan Membuat Blog

Apabila kita sudah paham kedua hal di atas, maka berikutnya kita juga harus menentukan tujuan. Yap, lebih tepatnya sebagai cikal bakal atau pondasi dari sebuah blog. Untuk menentukan tujuan nge-blog ini kita perlu bertanya pada diri sendiri, apa sih alasan kita membuat blog? Untuk apa blog tersebut nantinya? Pertanyaan mendasar seperti itu sangat perlu kita tanyakan pada diri sendiri, apalagi jika blog tersebut nantinya akan kita gunakan untuk mendapatkan uang tambahan.

Tentukan Tema Blog

Setelah mengetahui dan menetapkan secara pasti tujuan kita membuat blog, maka langkah selanjutnya yang harus kita lakukan adalah menentukan tema. Dalam dunia blogging sendiri ada banyak sekali pilihan tema, jadi kita juga harus menentukan tema tersebut. Teman-teman blogger sendiri mengenal tema ini dengan sebutan niche. Penulis masih ingat ketika seorang atasan penulis +Tukar Cerita ini berkonsultasi ingin membuat blog, penulis menyarankan untuk menentukan niche ini. Ternyata beliau mengetahui istilah niche ini dalam dunia marketing, yang juga beliau sebut sebagai ceruk. Beliau mengartikannya sebagai celah/ceruk pasar yang bisa kita maksimalkan. Marketer sukses biasanya pintar melihat niche ini. Wah, berarti bisa jadi istilah niche ini memang dari dunia pemasaran. Persis seperti kata beliau, penting sekali buat kita untuk dapat mencari dan menentukan tema blog kita. Mengapa? Karena blog-blog dengan tema yang lebih spesifik, misalnya blog khusus membahas Android, atau blog yang membahas tentang kesehatan, dan tema-tema khusus lainnya, lebih disukai Google sebagai mesin pencari.

Hal ini berkaitan dengan sistem pencarian Google yang salah satunya memakai teknik keyword. Semakin satu blog memiliki kata spesifik yang dibahas secara khusus, semakin besar peluang ditempatkan Google pada halaman pertama. Teknik meraih halaman pertama Google ini oleh para blogger dikenal istilah SERP (Search Engine Result Page). Mengapa harus muncul di halaman pertama Google, itu berkaitan dengan penelitian bahwa sebagian besar para pengguna mesing pencari Google hanya berhenti pada halaman pertamanya untuk mendapatkan informasi yang dicarinya.

Di luar itu, blog dengan tema khusus juga bisa membuat pengunjung betah karena telah menemukan informasi yang dicari dan lengkap berada dalam satu kamar. Khusus untuk hal ini, penulis tidak tidak menyarankan Anda meniru TukarCerita.Com yang bersifat gado-gado (multi-tema) ini yang membuat blog ini susah menjadi target pembaca maupun Google sendiri. Hehe.

Tentukan Nama Domain

Hal penting selanjutnya adalah merancang sekiranya nama domain apa yang tepat untuk kita gunakan. Misalnya saja, domain tukarcerita.com ini dipilih karena memang mengkhususkannya untuk berbagi cerita kepada pembaca. Apabila Anda ingin membahas masalah ponsel misalnya, Anda bisa memilih ponsel.com, atau ponselterbaru.com, dan sebagainya. Dotcom ini disebut top level domain yang harus kita beli di para penjual domain. Namun, Anda tidak perlu khawatir harus mengeluarkan tambahan uang untuk membeli top level domain, sebab Anda juga bisa menggunakan sub level domain yang gratis seperti Blogspot maupun Wordpress.

Apabila Anda sudah dalam tahap ini, berarti Anda telah mengetahui 90 persen dari beberapa hal penting yang harus kita ketahui. Lalu apa lagi selanjutnya? Ya, 10 persen yang terakhir adalah "Take Action". Tidak sedikit pula yang sudah sampai tahap ini, namun tidak segera mengambil tindakan. Bagaimanapun, yang namanya praktek langsung itu sangat penting karena dari action jugalah kita bisa mendapatkan pelajaran berharga.

Update Konten Blog

Nah, last but not least, setelah Anda membuat blog jangan lupa untuk selalu fokus dan melakukan berbagai hal yang berguna untuk blog Anda. Salah satu di antaranya adalah rutin meng-update konten. Walaupun blog Anda sudah punya tema khusus, pembacanya tidak akan berkunjung lagi jika Anda tidak meng-update isi blog Anda dengan tulisan-tulisan baru. Oh iya, satu hal lagi yang tidak kalah penting adalah berdoa. :)

Sekian +Tukar Cerita kali ini. Jika menurut Anda bermanfaat, silakan share tulisan ini dengan tombol Share Facebook atau vote G+ di bawah. Pada kolom komentar, Anda juga dapat menambah hal penting lain untuk diketahui sebelum membuat blog. :)
Jika menurut Anda bermanfaat, silakan berbagi tulisan ini ke teman Anda dengan tombol Google+, Twitter, atau Facebook di bawah ini.
Comments
0 Comments
0 Comments

Berikan Komentar

Post a Comment

Translate This Page into