Home » » Langkah Catur #1: Luft, Lubang Udara buat Sang Raja

Langkah Catur #1: Luft, Lubang Udara buat Sang Raja

Diceritakan oleh Unknown pada Thursday, March 14, 2013 | 12:43 AM

Luft adalah kata dalam bahasa Jerman yang berarti "udara". Bisa juga artinya "ruang" atau "nafas". Dalam catur, istilah luft mengacu pada ruang bernafas buat sang raja yang bersembunyi dalam perlindungan rokade. Saya ibaratkan perlindungan rokade itu seperti rumah perlindungan bawah tanah (saya namakan bunker ya, ehehehe) yang bisa saja menimbulkan kematian yang disebabkan suatu saat runtuh/longsor hingga kita tertimbun di dalamnya atau disebabkan kekurangan udara (oksigen) dalam ruang tersebut.

Kematian akibat runtuhnya gua atau kehabisan oksigen itu dalam catur adalah ancaman kena skakmat yang bisa berupa Back-rank Mate (Mat di baris belakang) atau Smothered Mate (Mat Terjepit). Oleh karena itu, perlindungan itu perlu dibuatkan pintu darurat untuk melarikan diri dan ventilasi udara untuk bernafas. Pintu darurat untuk melarikan diri atau ventilasi udara itu dalam catur namanya luft, yaitu menyempatkan satu tempo untuk melangkahkan bidak kita untuk membuat pintu darurat bagi raja. Memang kedua pola mat itu bisa terjadi, tetapi tidak wajib juga lho. Semuanya tetap kondisional dan situasional alias tergantung keamanannya yaitu cukup tidaknya "oksigen" dan ada tidaknya ancaman "bunker runtuh" tadi, yang dalam catur kita kenal bahwa ancaman itu bisa jadi masih merupakan potensi (ancaman potensial) atau memang sedang terjadi di papan (ancaman aktual). Ancaman potensial itu perlu diantisipasi, sedangkan ancaman aktual itu harus cepat ditanggulangi. Waduh, kok melebar ke Ancaman, dibahas di posting lain saja ya, hehehe.

Back-Rank Mate (Mat di Baris Belakang)

Seperti dijelaskan, salah satu motif membuat luft adalah menghindari Smothered Mate dan Back-rank Mate. Smothered Mate sudah kita ketahui di posting sebelumnya, kini kita bahas back-rank mate yang artinya mat di baris belakang. Barisan belakang putih adalah a1 - h1, barisan belakang hitam a8 - h8. Tentu saja yang dapat melakukan skakmat barisan belakang ini adalah menteri dan benteng.

Berikut ini diagram untuk memperjelas luft dan back-rank mate:

Diagram: Luft
Pada diagram di atas, menteri putih mengancam skak di e8, oleh karena dengan langkah bidak h6, hitam membuat luft di h7 untuk rajanya melarikan diri. Sebaliknya, benteng hitam mengancam skak di b1, maka putih membuat luft di g2 dengan langkah bidak ke g3.
Jika mengacu pada pengertian luft di atas, maka untuk membuat luft putih bisa saja langkah bidak ke petak lain misal ke h3, h4 atau g4. Begitu juga hitam punya alternatif h5, g6, g5.


Motif Membuat Langkah Luft

Dalam pertandingan catur, membuat langkah luft biasanya dilakukan dengan beberapa motif sebagai berikut:
  1. Mengantisipasi potensi mat di barisan belakang (back-rank mate).
  2. Sekaligus untuk melakukan "Langkah tunggu"(waiting move).
  3. Sekaligus menghentikan langkah lawan menuju petak tertentu. Pada diagram di atas, langkah luft h6 mencegah jalan kuda putih ke petak g5. Pada babak pembukaan (opening) langkah antisipasi ini sering dilakukan untuk mencegah gajah atau kuda putih ke g5.
  4. Sekaligus mengantisipasi babak akhir yang biasanya raja harus gerak cepat keluar sehingga dibuatkanlah jalur luft.
Catatan
  • Motif 1, 2, 3 di atas oleh Aaron Nimzovich disebut Prophylaxis, langkah antisipasi terhadap rencana lawan.
  • Dalam melakukan langkah luft hendaknya mempertimbangkannya baik-baik karena kemungkinan langkah bidak itu justru bisa membuat lubang titik lemah buat rajanya. Contohnya pada diagram di atas sebenarnya langkah g3 untuk membuat luft tapi justru sekaligus membuat lubang lemah g2 karena gajah hitam bisa saja menyerangnya ke h3.
Demikian, mudah-mudahan kawan-kawan sekarang bisa luft, yang artinya bernafas dengan lega karena sudah bisa paham mengenai apa itu Luft. Bener nggak ya bahasa Jermannya? Hahaha. >.<

Salam Gens Una Sumus!

Terima kasih pada:
Wikipedia
Chess.com
Yasser Seirawan, Winning Chess Brilliancies
Aaron Nimzovich, My System

Jika menurut Anda bermanfaat, silakan berbagi tulisan ini ke teman Anda dengan tombol Google+, Twitter, atau Facebook di bawah ini.
Comments
0 Comments
0 Comments

Berikan Komentar

Post a Comment

Translate This Page into